Manfaat dan kandungan kimia Caulerpa sertularioides
Manfaat dan kandungan kimia Caulerpa sertularioides
Caulerpa sertularioides merupakan salah satu jenis alga hijau yang belum banyak dimanfaatkan (IPTEKnet 2006) dan termasuk dalam feather seaweed. Feather seaweed dilaporkan sebagai rumput laut yang dapat dimakan, mempunyai zat antibakteri, antijamur, antitumor dan bisa digunakan untuk terapi tekanan darah tinggi dan gondok (Ria 2003). Zat bioaktif adalah zat yang termasuk metabolit sekunder yang bersifat aktif secara biologi.
Contoh dari zat bioaktif adalah antimikroba yaitu suatu zat yang dapat membunuh mikroba seperti seperti bakteri, khamir dan kapang. Antimikroba dapat digunakan untuk industri pangan dan farmasi. Zat bioaktif tanaman antara lain dapat berasal dari golongan terpenoid, fenolik dan alkaloid (Vickery dan Vickery 1981) dan Mann (1987). Golongan fenolik yang bersifat bioaktif terutama dari golongan flavonoid terdiri dari kalkon, auron, flavanon, flavon, flavonol, flavanol dan isoflavonoid (Vickery dan Vickery 1981).
Anam (1999) menyatakan kandungan kimia Caulerpa sertularioides telah diteliti, lima senyawa telah diisolasi dari ekstrak n-heksana yaitu caulerpin, 0-sitosterol, asam palmitat dan dua senyawa lain yang diduga sebagai steroid dan hidrokarbon, sedangkan dari ekstrak etil asetat mengandung caulerpin dan siklotetradekana, serta dari ekstrak metanol diisolasi caulerpin dan suatu senyawa yang diduga hidrokarbon tidak jenuh. Caulerpa sp. merupakan salah satu jenis alga yang mengandung substansi toksin. Collins (1978) menyatakan zat caulerpisin dan caulerpin dapat diisolasi dari alga laut antara lain Caulerpa racemosa, Caulerpa sertularioides dan Caulerpa lentifera serta thallus Caulerpa sp. jika terluka menunjukkan warna jingga dan kemudian akan timbul tonjolan-tonjolan sehingga menyebabkan degenerasi dari bagian yang terluka karena adanya caulerpin pada sekitar luka tersebut.
Santoso et al. (2004) dalam penelitiannya mengenai aktivitas antioksidan pada beberapa rumput laut di Indonesia, menunjukkan Caulerpa sertularioides bersifat sebagai antioksidan dan ekstrak metanol dari Caulerpa sertularioides mengandung tiga macam catechin (flavanol) yaitu gallocatechin, epicatechin dan catechin gallat. Catechin merupakan hasil metabolit tanaman yang termasuk dalam famili flavonoid dan berfungsi sebagai antioksidan (Sahelian 2006). Flavonoid umumnya terdapat dalam tumbuhan dan berada dalam bentuk aglikon (tanpa gula terikat) maupun terikat pada gula sebagai glikosida (Harborne 1987). Adanya gula yang terikat pada flavonoid menyebabkan flavonoid mudah larut dalam pelarut polar seperti etanol, metanol, butanol, aseton, dimetilsulfoksida, dimetilformamida dan air. Flavonoid dalam tumbuhan berfungsi sebagai pengaturan tumbuh, pengaturan fotosintesis, memiliki aktivitas sebagai antibakteri dan antivirus (Robinson 1995 diacu dalam Santoso 1999).



English
Indonesia